Implementasi metode STIFIn di Pesantren Muhajirin Bandung terbukti dapat membantu dalam mengoptimalkan pengembangan bakat murni santri. Dengan pendekatan yang lebih personal dan berbasis pada karakteristik otak, santri dapat lebih fokus dan efektif dalam mengembangkan potensi mereka. Keberhasilan ini dapat dilihat dari meningkatnya prestasi santri baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesulitan belajar siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi pecahan berdasarkan tipe kepribadian Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, Instinct (STIFIn).
Sebagai calon guru matematika, tentu sangat penting bagi mereka untuk dapat menangani kelas dengan semua keragaman siswa. Dalam studi ini, peneliti menghadapkan mahasiswa yang mengambil mata kuliah media pembelajaran interaktif untuk dapat menciptakan media pembelajaran yang dapat digunakan oleh penyintas diskalkulia berdasarkan konsep STIFIn dalam pembelajaran Montessor.
Keberagaman yang ada dalam proses pembelajaran merupakan sebuah seni dalam kegiatan mengajar dan belajar. Untuk mengamati perbedaan dalam tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan selama proses pembelajaran, berbagai tips dan strategi diterapkan. Oleh karena itu, demi menghasilkan proses pembelajaran yang baik, perlu memperhatikan beberapa unsur penting, salah satunya adalah pendekatan pembelajaran yang efektif. Metode kecerdasan STIFIn merupakan salah satu pendekatan efektif yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini bertujuan untuk memudahkan siswa dalam memahami gaya belajar mereka masing-masing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami gaya belajar siswa di Area Al-Mawaddah, Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo.
Riset ini berdasarkan ketertarikan penulis melihat hasil pendidikan karakter di SDI. Tahfidz Prenur Pagioan. Di sekolah tersebut memiliki khas yang berbeda dengan sekolah lain dalam proses pendidikan karakter karena sekolah tersebut menerapkan metode STIFin dalam proses pembentukan karakte islami siswa. Berdasarkan hal tersebut, penulis pada riset ini memiliki tujuan untuk menganalisis proses implementasi metode STIFin dalam membentuk karakter islami di SDI.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep STIFIn Personality merupakan metode yang efektif dan relevan dalam memahami serta mengelola kepribadian anggota keluarga (suami, istri, dan anak) untuk meningkatkan ketahanan keluarga. Dengan memadukan elemen-elemen psikologi, neurosains, biometrik sidik jari, dan teknologi digital, STIFIn Personality memberikan pendekatan yang sederhana, akurat, dan aplikatif.
Masa remaja merupakan periode krusial dalam pendidikan siswa, di mana siswa berada dalam masa transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa yang mengalami perubahan dalam kondisi biologis, kognitif, dan sosial-emosional mereka. Berdasarkan tahap perkembangan, siswa sekolah menengah pertama seharusnya sudah dapat memiliki tanggung jawab dalam belajar, siswa mampu mengatur dirinya sendiri dalam cara belajarnya. Fokus dari penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tipe kepribadian (berdasarkan metode STIFIn) dan iklim sekolah terhadap self-regulated learning siswa SMP IT Madani Islamic School. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yang melibatkan 300 siswa.